Ada ya, Manusia yang Sempurna?
by Wisnu Aryo Setio
Kalau ada tolong kenalin dong. Saya pengen tau batasan sempurna untuk seorang manusia itu apa sih? Physically? Emotionally? Atau mungkin tipe-tipe orang kayak Sylar gitu? Atau nabi?
Saya dulu sempat menganggap diri sudah cukup sempurna, tapi Allah menunjukkan kejelekan saya satu demi satu, hari demi hari, seperti karat menjijikkan yang memakan besi. Yuck.
Semakin hari, semakin membesar. Tapi tetap saja saya memaksa buat menunjukkan diri saya yang sempurna.
Fyuh, again and again. Jadi benci diri sendiri.
Comments
Waktu memilih domba qurban, kita menyeleksi domba yang sempurna: matanya jernih, bulunya tebal dan bersih, beratnya wajar, dll. Sifat2 dombawi lah.
, termasuk memiliki potensi untuk salah, bahkan untuk tersesat. Tapi manusia harus paham bahwa dirinya adalah manusia yang tak pernah dan tak perlu mencapai kesempurnaan; dengan demikian ia berani dan bebas bereksplorasi mengembangkan diri dan ide2nya, memperbaiki kesalahannya tanpa dihantui beban kesalahan itu, dan tumbuh secara merdeka.
Manusia sempurnya juga memiliki sifat2 manusiawi, bukan malaikatwi
Kalo sudah sempurna hidup akan membosankan tak ada lagi yang bisa dibuktikan.
It’s the road to reach the perfection that really counts, the perfection itself will bore you to death if you ever reach it.
Sekalipun kalian adalah seorang kaya, tapi kalian bukan seorang sempurna.
Seorang Aa Gym saja yang katanya hampir mencpaai sempurna, tidak mampu menahan keinginan berpoligami.
Engkau Tuhan kekagumanku didalam sesamaku…..
==============================================
Engkau ….
…Tuhan yang telah membuat aku ada sebagaimana adanya aku didalam ke-MahaTahuan-Mu, tak ada satupun yang dapat kusembunyikan daripadaMu, kata telanjang seakan tidak cukup untuk menggambarkan betapa hina dan kotornya setiap kosa kata yang terbentuk didalam diriku sekalipun hanya untuk menceritakan betapa agungnya kehendakMu didalam hidupku….
Tuhan …
…seandainya Engkau adalah sahabatku, untuk apa hal itu kuungkapkan kepadaMU, selain aku menjadi begitu berani dan berkata kepadaMu:”Auu Aaah, dan tentu Engkau akan menertawakan aku saat Engkau dapati bahwa aku hanyalah ciptaanMU?!…
Kekagumanku…
…menjadi sebuah kesia-sia an jika kuceritakan kepadaMU, selain jika kukatupkan mulut nistaku, dan membiarkan Engkau sendiri berkarya didalam setiap karya ciptaanMu, karena ternyata engkaupun tiada henti bertutur dikedalaman relung hatiku, bahwa semua ciptaanMu sempurna dihadapanMu…
Didalam…
…hidupku memang yang kutemukan akhirnya hanya sebatas pemahaman, karena sebesar apapun pengetahuan yang telah Engkau berikan kepadaku, hanya menimbulkan kepenatan-kepenatan yang tak terpahami, sementara orang berkata bahwa Engkau ber-Tahta di tempat yang Maha Tinggi, sementara aku tidak memahami setinggi apakah telah Engkau kokohkan TahtaMu dihadapan semua karya cipataanMu…
Sesamaku…
…manusia adalah sesamaku yang juga memahami bahwa mereka adalah milikMu, dan jika mereka benar-benar adalah milikMu, setidaknya berilah kesempatan kepadaku sekaliiiiiiiiiii iniiii saja, untuk aku menegenalMu sebagaimana mereka telah berjuang lelah untuk mengenal sesamanya, Ampuni aku Tuhan, setidaknya kalimat yg panjang ini tidaklah Engkau butuhkan, selain Engkau memaklumi, bahwa aku dan sesamaku ada karena memang sesungguhnya Engkau selalu ada bersama – sama dengan kami…Wah, bingung aku jadinya Tuhan?
AMR