Berapa megapixels? Bukan itu.
Ini adalah harapan saya di saat saya menginjak 14 tahun! Dan pencapaian yang sudah saya raih di tahun sebelumnya, baik negatif maupun positif.
13 things I’ve done when I was 13:
1. Terpilih menjadi KETUA OSIS SMP NEGERI 5 BANDUNG.
Ini adalah impian saya semenjak pertama kali masuk SMP. Dan terwujud.
2. Pacaran serius.
Serius disini dapat diterjemahkan sebagai “melalui tahapan bertengkar, putus, dan nyambung lagi.”
3. Teman-teman dekat baru!
Entah berupa teman curhat, teman dunia maya, teman jalan-jalan, rekan sekerja, dan lain-lain.
4. Hidup LEBIH Optimis.
Terimakasih kepada rarasekar dan The Secret, saya bisa menjalani setiap cobaan (mulai dari bulan Desember 07) dengan senyuman dan optimisme tinggi.
5. Dikenal orang lewat tulisan.
Seperti yang bisa pembaca lihat di tulisan sebelumnya, poin nomer lima ini sesungguhnya memalukan karena saya tidak layak untuk hal ini. Tapi, yeah, semakin banyak orang yang membaca pikiran-pikran saya, semakin senang saya untuk menulis lagi dan lagi.
6. Tampil di TV Lokal dan Nasional!
Yang satu ini benar-benar berkah Allah yang diluar ekspektasi. Alhamdulillah.
7. Ditulis di majalah Nasional!
Sama seperti poin yang atas. Alhamdulillah.
8. Punya laptop sendiri.
Terimakasih mami dan papi!
9. Kehilangan & kerusakan barang berharga yang diakibatkan kecerobohan diri sendiri.
Mulai dari hilangnya hape di kolong meja sampai tumpahnya tinta pada hape yang berumur seminggu, membuat saya sadar bahwa saya masih terlalu ceroboh.
10. Pertengkaran
Dengan keluarga. Dengan orangtua. Dengan kakak. Dengan pacar. Dengan teman. Dengan rekan sekerja. Semuanya membuat saya sadar untuk lebih berhati-hati dan sabar dalam bersikap.
11. Mempertahankan prestasi akademik.
Alhamdulillah, semoga seperti ini seterusnya. Amiin.
12. Dipanggil “bapak” oleh petugas delivery service.
Yang satu ini lucu. Dulu, saya selalu saja dipanggil “ibu” atau “mbak” setiap kali menelepon ke delivery service! Tapi kini:
“Selamat malam, Pak. Mau Pesan apa?”
YES!
13. Belajar banyak soal kehidupan
Hanya orang bodoh yang terjerumus ke lubang yang sama untuk kedua kalinya. Dan karena saya bukan tak ingin menjadi orang yang bodoh. Maka semua kejadian selama saya berumur 13 merupakan berkah dari Allah, yang baik maupun yang buruk, dan merupakan bahan pembelajaran yang paling berharga di muka bumi.
–
14 things I wanna do when I turn 14:
1. Lebih dekat denganNya.
Saya sadar bahwa di umur yang ke-13 kemarin merupakan titik terendah dalam grafik keimanan saya. Saya sadar bahwa saya adaah makhluk yang berlumuran dosa. Maka itu, di umur 14, saya harus bisa untuk selalu dekat denganNya! Dan memohon sambil bersujud untuk ampunan dariNya. Ampuni hambamu, Ya Allah!
2. Membahagiakan kedua orang tua dan saudara.
Saya tahu, selama ini saya sering sekali menyakiti hati keluarga saya dengan bersikap dan bertindak seenaknya. Saya tidak mau itu terulang saat saya berumur 14 tahun! Tentunya saya harus bisa untuk selalu menaruh keluarga dalam prioritas nomer satu!
3. Mencari sahabat.
Sebenarnya saya enggan menaruhnya dalam daftar ini, tetapi setidaknya jika saya bersikap sebagai seorang sahabat yang baik, maka saya pun akan mendapatkan sahabat tanpa harus susah-susah mencarinya
4. Lebih bijaksana dalam bersikap.
Jujur, selama ini, entah pada saat saya menjalankan tugas sebagai Ketua OSIS, ataupun sebagai Wisnu Aryo biasa, masih banyak sikap saya yang kurang bijaksana sehingga menimbulkan pertikaian atau kesalahpahaman. Di umur yang ke-14 ini, tentunya saya harus belajar untuk bisa lebih bijak lagi!
5. Less Talk, More Actions.
Sebagai seorang Ketua OSIS, kadang-kadang skill yang paling diperlukan adalah untuk MEMERINTAH. Itulah mengapa bapak-bapak yang duduk di kursi-kursi empuk itu disebut PEMERINTAH. Tapi terkadang, saya terlalu asyik memerintah sehingga melupakan tugas-tugas yang seharusnya saya lakukan. Maka itu, di umur 14, saya akan meberi contoh terlebih dahulu sebelum bisa untuk memerintah.
6. Mendalami bidang fotografi.
Saya cinta fotografi. Entah itu memotret, dipotret, mengedit foto, hingga memamerkan foto terbaru di friendster. Tapi skill fotografi saya masih sangat minim, dibandingkan dengan expert-expert yang lainnya. Sekarang, saya ingin sekali untuk mempelajari editing photoshop sekaligus bereksperimen dalam lomografi! Dan mungkin setelah saya sukses melakukan dua hal tersebut, saya akan belajar untuk memotret dengan baik dan benar. We’ll see.
7. Terus memperlancar Bahasa Inggris & Belajar bahasa baru.
Bahasa Inggris adalah kunci dunia. Dimanapun itu, mulai dari Eropa sampai Australia, kita akan menemukannya di mana-mana. Saya ingin lebih lancar dalam berbahasa Inggris. Jika saya telah berhasil, saya juga ingin untuk belajar bahasa lainnya. Prancis? Jerman? Jepang?
8. Belajar masak!
Keluarga saya adalah penjunjung tinggi seni kuliner. Ibu saya adalah seorang pemasak yang handal, dan kami semua merupakan orang yang “memiliki standar makanan di atas rata-rata”. Ibu saya bahkan memiliki sebuah quote menarik:
“Kita hidup untuk makan.”
Yep. Ada benarnya. Kita mencari uang bukan untuk membeli jeans keluaran terbaru, tapi untuk mencari makanan. Jika slogan tersebut dibalik menjadi “Kita makan untuk hidup”, well, itu adalah fakta yang umum. Karena manusia tak bisa hidup jika tidak makan. Tapi, lihatlah, berapa lama waktu yang kita habiskan dan uang yang kita buang untuk makanan dan minuman?
Itu adalah alasan mengapa saya harus belajar memasak. Karena saya hidup untuk makan. Dan saya tak bisa hidup jika makanan tersebut hanya berupa mie instan dan telur ceplok saja.
9. Belajar desain grafis.
Salah satu hobi kesukaan saya adalah mendesain secara digital. Tapi ilmu saya di bidang yang satu ini jelas masih di bawah rata-rata. Maka itu, saya harus belajar lebih banyak tentang bidang ini. Target saya? Ilmu Vektor (CorelDRAW/Illustrator) dan Webdesigning.
10. Belajar main salah satu alat musik.
Tidak ada alasan untuk yang satu ini. Ini adalah kewajiban.
11. Belajar menyetir mobil.
Memang masih harus menunggu tiga tahun lagi untuk mendapatkan SIM resmi dan bisa menginjak aspal. Tetapi, apa salahnya jika saya ingin mempelajari mekanisme simpel menyetir mobil? Mungkin saya juga bisa mempraktekkannya sedikit di kompleks perumahan kosong dekat rumah. Hmm.
12. Rajin menulis.
Blog. Buku Diary. Buku Catatan. Puisi. Cerpen. Novel. Apapun itu. Saya harus tetap menulis dimanapun dan kapanpun!
13 Rajin olahraga, dan Kurus!
Yang satu ini memang sedikit sulit sih. Tapi apa salahnya mencoba? Mungkin saya harus menekuni satu bidang olahraga terlebih dahulu, dan aktif didalamnya. Well, I’ll try, okay?
14 Membuat event-event OSIS yang sukses.
Saya memiliki sangat banyak rencana yang sudah berputar di otak saya, dan saya harus bisa mengarahkan tim OSISPK untuk melaksanakannya dengan sebaik mungkin! Semangaat!
–
Wah, terlihat banyak ya? Tapi saya OPTIMIS. Bahwa pada tanggal 4 Januari 2009, saya akan menulis sebuah tulisan yang sama. Dan semua resolusi saya telah tercapai! Amiiin!
mari membual!